Terjawab
Monday, January 28th, 2008Hari ini Aku mengerti Bu, Mengapa engkau memintaku untuk memiliki Rengganangga, sebelum aku tahu siapa Renggananggaku..
Angga Aditya Atmadilaga, 28 Januari 2008
Hari ini Aku mengerti Bu, Mengapa engkau memintaku untuk memiliki Rengganangga, sebelum aku tahu siapa Renggananggaku..
Angga Aditya Atmadilaga, 28 Januari 2008
28 Januari 2008..
Mencoba membuka kelopak mata dunia.
Dan bertanya Siapa Aku????
Seorang Angga Aditya yang selalu memakai nama Atmadilaga sebagai penutup namanya???
Yang mempertanyakan Rupa Hujan??
Yang mempertanyakan Pertanyaan Sang Ibu??
Langitpun berteriak “ Ada Putra Atmadilaga disini!!!”
Dan aku hanya bersembunyi, di dalam Filsafat Liar.
Yang akhirnya keluar atas dorongan sebuah kesadaran…
Sekarang! atas mantra Langit, Aku berada di sini….
Dan aku menantang kalian untuk membungkamku..
Angga Aditya Atmadilaga, 28 Januari 2008
Kesamaan Cara bersenang – senanglah yang membuat kita menjadi sebuah Keluarga.
Angga Aditya Atmadilaga, 28 Januari 2008
Gerak gerik kita bernada, menjadikan riang hawa sekitarmu,
Tanpa sayappun, kita masih melayang.
Terlepas bebas mengambil udara, Mengantonginya dalam sakumu..
Besok, akan diambillnya kembali nada itu,
Maka marilah menari malam ini…
Angga Aditya Atmadilaga, 28 Januari 2008
Aku terbiasa bertanya, Ada di mana Renggananggaku??
Meskipun detik yang lalu, aku mengantarnya pulang.
Mungkinkah cinta itu pada dasarnya ialah sebuah pertanyaan?
Angga Aditya Atmadilaga, 25 Januari 2008
Merdeka dan tetap Merdeka…
Tidak ada kata mati setelahnya…
Hanya sedikit waktu untuk berkompromi,
Mengenai Perjanjian…
Akan siapa yang melepas Cinta…
Angga Aditya Atmadilaga, 25 Januari 2008
Ketiklah sebuah nama untuk jarimu yang mengetik nama cintamu.
Angga Aditya Atmadilaga, 19 Januari 2008
Jangan dulu tumbuh Taghsyaku, Aku belum siap menyambut Ibuku saat ini.
Angga Aditya Atmadilaga, 19 Januari 2008
Janganlah mengada- ngada untuk sebuah kenyataan yang tak ada..
Angga Aditya Atmadilaga,19 Januari 2008
Mempercayai sebuah imajinasi,,,,
Memang disitulah letak kekuatan sebuah Kehidupan…
Angga Aditya Atmadilaga,19 Januari 2008